Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

KONTES HADIAH TERBESAR QQ8889SEO.COM

Kilasan Cepat untuk Profil Timnas Jerman

Situs Judi Slot Online Terbesar

Kilasan Cepat untuk Profil Timnas JermanKilasan Cepat untuk Profil Timnas Jerman – Tim Jerman dilatih oleh Joachim Löw yang terkenal sejak masa jayanya di Kaiserkeller. Dia kemudian diangkat menjadi asisten untuk Jürgen Klinsmann dalam tim Jerman di tahun 2004 setelah membuat karir yang tidak terlalu mencolok di negeri asalnya Austria dan Turki. Kedua orang itu bertemu pada saat menjalani kuliah untuk pelatih. Pada saat itu mereka sama-sama menyadari bahwa filosofi yang mereka gunakan dalam menyerang serupa. Ini merupakan sal dari kedekatan mereka dan gabungan dari kedua kemampuan tersebut berhasil  mengantarkan tuan rumah World Cup 2006 sampai pada posisi ketiga. Klinsmann mengundurkan diri setelah kejuaraan piala dunia tersebut usai.

Kilasan Cepat untuk Profil Timnas Jerman

Kemudian Löw langsung secara otomatis mengambil posisi Klinsmann sebagai pelatih. Pada kondisi ini dia berhasil membawa Jerman sampai posisi runer up pada Euro 2008. Prestasi selanjutnya adalah membawa tim nasional Jerman menjadi semifinalis pada saat Euro 2012. Medali perunggu berhasil didapatkan ketika mereka bertanding di tahun 2014 dalam kompetisi World Cup yang diselenggarakan di Brazil. Setelah kekalahan yang dialaminya di semi-final World Cup pada tahun 2010 para reporter di Jerman sempat menyinggung kegagalannya tersebut dengan cara yang menurunkan reputasinya karena dianggap tidak bisa memberikan inspirasi pada tim sehingga mencapai posisi yang layak untuk mendapatkan medali.

4 tahun kemudian dia dimaafkan oleh khalayak Jerman tapi hal ini tidak memungkinkan dia untuk menyombongkan diri dengan cara-cara yang lebih baik daripada yang telah dia lakukan di masa yang lalu. Pembawaan yang tenang dan tertutup menjadi andalan dari sikapnya. Timnas Jerman telah memenangkan kelompok klasifikasi D. dalam prosesnya dia sempat mendapatkan tekanan yang keras dari Polandia yang berhasil mengalahkan tim tersebut 2-0 pada saat bertanding di Warsawa. Mereka juga hampir kehilangan kesempatan untuk mendapatkan gelar juara dunia karena hanya berhasil mencetak satu gol pada saat melawan Republik Irlandia. Mereka berhasil mengalahkan Skotlandia dua kali. Pertandingan dimenangkan dengan cara menggunakan strategi sweeper Manuel Neuer yang penuh dengan petualangan.

Dia harus bergerak berpindah dari tengah lapangan kebelakang lapangan dan kembali untuk melakukan serangan balik. Thomas Müller, Mesut Özil, Marco Reus, Ilkay Gundogan dan Mario Götze masih ditempatkan dalam posisi penghancur pertahanan tanpa memanfaatkan plan B yang bisa diandalkan karena Miroslav Klose yang akhirnya pensiun membawa efek kejutan yang seharusnya ada di dalam taktik mereka. Sistem yang mereka gunakan telah dimainkan dengan baik namun mereka bisa saja berada dalam posisi berbahaya ketika sebuah tim yang mampu bersikap tegas dan memiliki lini pertahanan yang cepat dan siap untuk mengeksploitasi pertahanan mereka dibagikan tengah dan full back. Lawan harus selalu menempatkan serangan mereka di bagian belakang jika mereka menginginkan mendapatkan kesempatan menyerang.

Tidak ada tim yang bisa menunjukkan permainan lebih baik daripada Jerman Barat pada tahun 1972 dan 1980.  Posisi kedua berhasil didapatkan pada tahun 1976. Setelah penyatuan terjadi mereka berada pada posisi runner up pada tahun 1992 dan 2008. Pada tahun 1996 mereka berhasil menjadi juara Euro. Mereka pernah gagal memasuki grup pada tahun 1984, 2000 dan 2004 mereka dikenal sebagai tim yang mampu memperbaiki diri dengan cepat seperti yang terjadi pada tahun 1986 dan 2002 dimana mereka berhasil mendapatkan posisi runner up. Sedangkan pada 2006 mereka berhasil memasuki semifinal sebagai reaksi dari kegagalan memasuki Euro. Pemain kunci yang dilibatkan dalam tim ini pastinya Manuel Neuer dengan posisinya yang memiliki kebebasan dalam mengekspresikan posisinya.

Dia telah berhasil menunjukkan peran yang sangat unik dengan berpindah antara sweeper ke kiper. Orang bisa saja berargumen mengatakan Neuer merupakan faktor kunci dari pertahanan Jerman yang memiliki resiko tinggi. Dengan memungkinkan defender menggunakan area yang lebih jauh dari gawang bila dibandingkan dengan metode pertahanan konvensional. Hal ini pada dasarnya membahayakan karena dia merupakan kiper ortodok. Walau bagaimanapun jelas tanpa Neuer Jerman tidak bisa bermain dengan cara yang saat ini walaupun Marc-Andre dan Ter Stegen meningkatkan level bermain mereka hingga beberapa tingkat lebih tinggi.

RELATED POSTS